Dafdiz on News (2) – RADAR BOGOR

RADAR BOGOR-BOGOR METROPOLIS

SELASA, 7 APRIL 2009
Melirik Peluang Bisnis Penyewaan Perlengkapan Bayi (2-habis)
Sebarkan Brosur di Apotik Hingga Rumah Bersalin
Sebagai wanita karir pemilik PT Zanura Mandiri dan Zanurafood,yang juga konsultan HRD, Frida Nursanti Aulia mengaku mendalami bisnis penyewaan perlengkapan bayi agar bisa usaha sekaligus merawat kedua putra kembarnya, yang hadir setelah menunggu selama 7 tahun perkawinannya. Meski baru berumur 4 bulan, namun usahanya terlihat makin berkembang, seperti apa usahanya meraih pasar?

KEGIGIHAN Frida dalam mencari pelanggan patut diacungi jempol. Brosur yang dicetak disebarkan hampir di setiap apotik, rumah bersalin, rumah sakit hingga minimarket. Hasilnya cukup memuaskan. Omsetnya mengalami kenaikan hingga empat kali lipat dari saat pertama buka. Barang yang dimilikinya kini 90 persen merupakan barang baru.

Usaha yang diberi nama Dafdizbaby rental&shop tersebut memberikan keleluasaan kepada konsumennya, untuk menyewa atau membeli barang yang harganya jauh lebih murah dari harga di babyshop. Karena Frida membelinya secara grosir. “Kualitas menjadi andalan kami, karena pelanggan tidak hanya mendapatkan barang juga bisa bertukar pengetahuan dan konsultasi masalah kesehatan bayi, ibu hamil hingga balita, masalah makanan sehat juga pola asuh,” ujar wanita lulusan S2 IPB tahun 2003 ini.
Dia juga memberikan berbagai alasan mengapa seorang calon ibu perlu menyewa perlengkapan bayi. Karena harga beli perlengkapan bayi relatif mahal, waktu pemakaiannyapun sangat singkat. Belum lagi sifat bosan atau penolakan bayi terhadap suatu produk. “Selain itu juga untuk penghematan penggunaan ruangan dan waktu perawatan barang. Yang terpenting, menghemat keuangan keluarga karena bisa dialokasikan untuk keperluan yang lebih penting seperti asupan gizi, tabungan pendidikan atau perawatan kesehatan,” tambahnya.

Menurut salah seorang pengunjung dari Bondongan Bogor Selatan, Debi, pihaknya mengetahui keberadaan dafdizbaby dari salah satu rumah bersalin, saat dia memeriksakan kehamilannya yang sudah berjalan tujuh bulan. “Ini kunjungan pertama saya, sekadar ingin melihat-lihat,tapi saya juga tertarik untuk boking boks bayi mamalove. Takutnya nanti saat bayi saya lahir sudah tidak ada stok lagi,” ujarnya, yang sibuk memilih baju bayi dan perlengkapannya.

Persyaratan untuk menyewa juga tidak begitu rumit. Hanya mengisi formulir, fotokopi KTP dan fotokopi KK dan untuk yang lokasi rumahnya jauh dan belum dikenal, dikenakan deposit uang muka untuk penyewaan pertama.
Usaha yang dipandang sebelah mata orang ini ternyata cukup memberikan banyak manfaat bagi Frida. Terutama karena kini dia bisa bersosialisasi dengan sesama ibu yang memiliki anak balita, sedang keinginannya merawat buah hati tanpa mengurangi aktivitasnya juga tercapai. Selain itu dukungan dari sang suami juga memberinya motivasi untuk terus mengembangkan usahanya. (*)
(Rita Ariyanti)

%d bloggers like this: